Strategi Tiktok Marketing yang Efektif untuk Menyasar Generasi Milenial

Pada awal dikenalkannya Tiktok di Indonesia, media sosial ini tidak memiliki banyak peminat. Saat itu, popularitasnya masih kalah dibandingkan dengan aplikasi bertema sama yang sudah lebih dulu dikenal. Namun seiring berjalannya waktu, media sosial ini mulai diminati pengguna terutama karena fitur editing yang menarik. Bahkan, saat ini Tiktok tercatat sebagai sosial media dengan pertumbuhan yang paling pesat. Salah satu dampak dari meningkatnya jumlah pengguna adalah munculnya Tiktok marketing. Beberapa brand mulai melirik media sosial ini sebagai platform untuk memasarkan produk mereka.

Meskipun begitu media sosial ini masih terbilang cukup baru, sehingga kebanyakan pengguna masih belum mengetahui formula khusus untuk membuat kegiatan marketing melalui Tiktok berhasil. Anda harus mengenal karakteristik dari platform ini sebelum menggunakannya untuk mempromosikan produk. Hal pertama yang perlu diketahui adalah penggunanya yang sebagian besar berusia di bawah 30 tahun. Apabila target pasar Anda mencakup kelompok usia tersebut, maka media sosial ini layak digunakan. Platform ini juga menerapkan batas waktu satu menit untuk video yang diunggah. Selain itu, pengguna yang ingin memanfaatkan media sosial ini untuk keperluan marketing juga perlu memahami sistem navigasinya yang menggunakan tagar atau hashtag.

Mengingat pengguna yang sebagian besar masih berusia relatif muda, Anda perlu memikirkan konten yang akan memikat hati kelompok usia tersebut. Video yang dibuat harus memiliki jalan cerita yang jelas sehingga penonton akan langsung memahami maksudnya hanya dengan sekali menonton. Selain menyusun konsep video yang matang, pengguna dapat memanfaatkan fitur editing yang tersedia di dalam aplikasi tersebut untuk membuat video semakin menarik dan kekinian. Pengguna dapat menambahkan latar belakang musik dan stiker pada video yang diunggah. Terdapat juga pengaturan cover yang memungkinkan Anda untuk memilih thumbnail yang akan muncul pada halaman pencarian di Tiktok.

Selain membuat video yang memikat pengguna, trend juga merupakan hal yang sangat penting ketika Anda melakukan Tiktok marketing untuk kelompok usia milenial. Apabila diperhatikan, dalam satu masa, aka nada jenis-jenis video yang paling menarik perhatian pengguna. Sebagai contoh video tahap membuat kopi gaya baru yang sempat viral beberapa waktu yang lalu. Video tersebut mulai diikuti oleh orang-orang dan bahkan video yang bertema sama tidak hanya dibuat di platform tersebut, tetapi juga di platform lainnya seperti Youtube dan Twitter. Karena generasi milenial mudah terpikat pada tren, ada baiknya jika pelaku usaha yang ingin memanfaatkan media sosial ini selalu memperhatikan tren yang terjadi. Akan lebih baik jika mengikuti tren tersebut saat masih hangat.

Satu lagi strategi Tiktok marketing yang tentunya akan menjaring banyak penonton adalah melibatkan influencer di platform tersebut. Influencer merupakan pengguna platform yang kontennya mendapatkan engagement tinggi. Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melibatkan influencer dalam kegiatan marketing Anda. Cara pertama adalah bekerja sama dengan influencer untuk mempromosikan produk Anda melalui halaman Tiktok milik influencer itu sendiri. Cara lain adalah membuat video dengan influencer pilihan dan mengunggahnya di akun Anda sendiri. Tentunya pemilihan influencer tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Influencer perlu memiliki karakteristik yang mencerminkan produk yang akan dipasarkan. Selain itu follower dari pengguna tersebut juga harus masuk ke dalam target pasar.

Hal lain yang harus menjadi perhatian dari pemilik bisnis agar akunnya lebih laris adalah dengan berusaha berinteraksi dengan pengguna lain. Interaksi ini terjadi secara dua arah. Pada video-video yang Anda unggah, usahakan untuk memancing sebanyak mungkin komentar dari penonton. Salah satu caranya adalah membuat video yang interaktif dan membuat orang tertarik untuk meninggalkan komentar. Di saat yang bersamaan, Anda juga perlu mengakses video yang diunggah pengguna lain dan memberikan komentar pada video dengan engagement yang tinggi. Komentar yang diberikan sebaiknya bukan merupakan komentar standar seperti pujian singkat terhadap video.

Metode lain yang harus diaplikasikan dalam kegiatan Tiktok marketing adalah penggunaan tagar yang efektif. Kategorisasi konten di platform ini memanfaatkan tagar sehingga pengguna akan menavigasi konten yang ingin dilihatnya menggunakan tagar-tagar terkait. Anda disarankan untuk memilih tagar terpopuler yang mencerminkan isi video saat melakukan unggah konten. Hal ini akan membuat video yang diunggah diakses lebih sering oleh pengguna Tiktok. Akibatnya orang akan mengenal produk yang ditawarkan dan brand Anda secara keseluruhan. Satu hal yang perlu dicamkan adalah menghindari penggunaan tagar secara berlebihan.

Merintis akun di media sosial ini dengan tujuan untuk meningkatkan visibilitas merek bisnis merupakan suatu hal yang tidak mudah. Anda perlu membuat konsep yang matang dan memproduksi video yang diunggah dengan baik agar kualitasnya maksimal. Taktik Tiktok marketing awal untuk mengenalkan akun ke target pasar adalah dengan membuat iklan di dalam aplikasi atau dikenal dengan sebutan in-feed native ad.